Selasa, 12 Februari 2013

apa komitmen mu?


by anne ahira
"Ada perbedaan antara minat dan 
komitmen. Saat Anda tertarik
melakukan sesuatu, Anda
mengerjakannya hanya jika situasi
mengizinkan. Tetapi saat Anda
berkomitmen melakukan sesuatu, Anda
tidak menerima alasan, hanya hasil" -
Anonim
Dear Ukhty,
Jika usaha Anda belum membuahkan
hasil, bisnis Anda belum menghasilkan
keuntungan yang Anda harapkan, atau
hubungan dengan pasangan yang tengah
goyah, ingatlah kembali pada komitmen
awal pada saat Anda menetapkan
tujuan.
Berpegang teguhlah pada komitmen
tersebut. Sebuah tujuan yang gagal,
proyek yang tidak selesai, hubungan
yang putus, diakibatkan patahnya
sebuah komitmen. Sesederhana itu,
sedalam itu, dan sepenting itulah
sebuah komitmen.
Sukses adalah hasil menciptakan dan
menjaga komitmen Anda dan orang lain.
Sebuah tujuan tidaklah relevan, mimpi
tak ada gunanya dan harapan tidaklah
lebih dari sebuah gelembung mimpi,
sampai Anda berkomitmen penuh untuk
mewujudkannya.
Komitmenlah yang menginspirasi
Anda mengeluarkan kemampuan
terbaik Anda
.

Komitmen memperlihatkan kepada dunia
keseriusan Anda dalam bertindak.
Komitmen juga melindungi serta
menguatkan kredibilitas dan reputasi
Anda. Komitmen memberikan Anda
energi, momentum yang tak pernah
berhenti, dan rasa bangga yang tak
ternilai.
Komitmen juga memberikan kekuatan.
Tidak peduli apa pun yang kita
hadapi, sakit, kemiskinan, atau
bencana, kita tidak akan teralih dari
tujuan kita.

"by @ukhtyika : setelah mencukupi,segera aktivasi M-Dinar.Bismillah ^^"

Kamis, 25 Oktober 2012

CTARRRRRR

teringat kata-kata pamungkas yang ditangkis oleh ayahanda


#pamungkas1
anak : "pa,kemaren ad yang nawarin maen ke rumahnya"
ayah : "orang mana?"
anak : "suatu tempat di Indonesia"
ayah : "yah,,asal siap aj.boleh" aja. setidaknya ud kerja,jadi aslab misalnya.."
anak : "........(kog mudah amat yaaa,LANGSUNG JIPER!)"


beberapa bulan berikutnya
#pamungkas 2
anak : "pa,kira" kalo daftar sekarang kapan berangkatnya?
ayah : "yah,,,tergantung...klo daftar aja tanpa pelunasan yaaa,,bisa kapan-kapan"

anak : "......."
anak : "minimum dapat kursi berapa yg mesti di setor?"
ayah : "25 juta,duit semua yaaaa"
anak : "ooooo,mikir(klo ditumpuk kira" berapa senti tingginya yaaa)"
sambil ngeliat tayangan wukuf..

anak : "pa,kayaknya keren banget yaa paa,,klo nikah maharnya haji.."#mulai memancing
ayah : "yaaaa....nda bisa"
anak : :HAH????lho mngnya kenapa?"~~~(bersungut tidak jelas,secara berhaji dengan lelaki ke3 di dalam hidup ada di list harapan :D)

ayah : "yaaaa,,haji kan wajib.klo memang hadiah silahkan,,mahar tetep mesti ada barangnya nak"
anak : "nahhhhh,,maksud saya juga begitu paaa,,hadiah nya haji gituuuu..."
ayah : "ONH +?

anak : "yaaa,,pengennya reguler aja,jadi lebih merasakan nikmatnya ibadah haji dan kelebihannya uangnya bisa untuk kebtuhan dan berbagi :D"
ayah : "yaaa,berarti daftar dari sekarang,25 juta"
anak : "lha,uangnya dari mana??"
ayah : "yaa,,minta dengan Alloh lewat suamimu bisa kali nak"

anak : "lha,,,kan belum nikah pa??"
ayah : "yaaa,nikah dulu berarti."
anak: "........(mikir)"
*bisa dibayangkan ga akhir cerita di atas????
bener" men-CTAARRRRR :|